ADA YANG BARU DI SNMPTN DAN SBMPTN 2019, APA SAJA?

Bagi anda yang akan mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia pada 2019 nanti perlu untuk mengetahui apa saja yang baru dalam pelaksanaannya. Seleksi melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun depan akan diselenggarakan oleh lembaga baru yaitu Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Kebijakan ini diambil oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) untuk mengembangkan proses seleksi yang berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efesien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.
LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi: (1) mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh Rektor PTN; (2) melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pola seleksi masuk PTN tahun 2019 akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, SNMPTN dengan daya tampung minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.
Pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sudah ditiadakan. Ke depan dimungkinkan untuk UTBK berbasis Android. Materi tes masih tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan kelompok ujian Saintek atau Soshum. Bagi prodi Keolahragaan dan/atau Seni cukup mengunggah dokumen prestasi atau portofolio, tidak ada Ujian Keterampilan (UK).