Dampak Inflasi terhadap Struktur Biaya Produksi UMKM
Lonjakan inflasi yang terjadi sepanjang tahun 2024 - 2025 memberikan tekanan langsung pada struktur biaya produksi UMKM. Seperti harga bahan baku, energi, dan ongkos distribusi mengalami kenaikan yang cukup besar, sementara produsen menghadapi keterbatasan dalam menyesuaikan harga jual. Hal ini disebabkan oleh menurunnya daya beli konsumen serta persaingan yang semakin ketat. Akibatnya, keuntungan yang didapatkan menjadi semakin tipis dan arus kas usaha menjadi beresiko.
Situasi ini semakin sulit karena banyak UMKM belum memiliki sistem penghitungan biaya produksi yang sesuai. Perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang dilakukan sering kali masih sederhana, hanya memasukkan sebagian biaya variabel tanpa memperhitungkan biaya operasional atau biaya penyusutan. Kondisi ini membuat produsen tidak memiliki gambaran yang akurat mengenai dampak inflasi terhadap struktur biaya mereka. Studi terbaru menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar antara perhitungan manual yang dilakukan UMKM dengan metode full costing yang lebih menyeluruh.
Inflasi juga menimbulkan situasi yang sulit dalam penentuan harga. Jika UMKM memilih untuk mempertahankan harga, keuntungan mereka akan terkikis perlahan. Namun, jika harga dinaikkan, daya saing dan kuantitas penjualan berisiko menurun. Kedua pilihan ini sama-sama berisiko karena dapat menyebabkan berkurangnya kapasitas produksi, penundaan pembayaran kewajiban, hingga pengurangan tenaga kerja. Jika kondisi ini berlangsung lama, ketahanan UMKM dalam menghadapi dinamika ekonomi yang tidak menentu akan semakin menurun.
Untuk mengatasi tekanan tersebut, diperlukan kebijakan dan dukungan yang lebih terarah. Akses pembiayaan dengan bunga rendah, subsidi untuk bahan baku utama, serta pelatihan akuntansi biaya yang sederhana dan praktis dapat membantu UMKM beradaptasi. Tanpa langkah-langkah pengurangan resiko yang jelas, keberlangsungan usaha kecil dan menengah akan semakin rentan di tengah maraknya inflasi.
Ditulis oleh Sasta Jeni Rusdyana Putri (PE 2025 D)
References
- Peran Sektor UMKM dalam Menekan Inflasi dan Menyerap Tenaga Kerja di Surabaya, SAMMAJIVA — Vol. 3, No. 1, Maret 2025.
- https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/SAMMAJIVA/article/view/1651
- Analisis perbandingan perhitungan harga pokok produksi dalam penentuan harga jual pada UMKM Warkop Loba, Nurlela Nurlela, Erawati Erawati – Vol. 8, No.3, 2025
- https://jurnal.goretanpena.com/index.php/JSSR/article/view/4061
- Freepick “Dampak Inflasi terhadap Struktur Biaya Produksi UMKM”
- https://rri.co.id/inflasi/1678224/digitalisasi-jadi-solusi-umkm-saat-inflasi-tinggi
- https://www.freepik.com/free-photo/asian-man-barista-holding-tablet-checking-order-from-customer-coffee-cafe_4283025.htm#fromView=search&page=1&position=18&uuid=7f4f4df4-8aef-4a22-a2d6-1536cb6b81b5&query=small+business