Dampak Redenominasi Rupiah terhadap Perekonomian
Redenominasi, yaitu penyederhanaan nominal mata uang tanpa mengubah daya beli riilnya, sering menjadi topik dalam kebijakan moneter terutama di negara berkembang. Pada konteks Indonesia, walaupun belum dilaksanakan secara resmi, wacana redenominasi rupiah terus muncul dan menarik perhatian publik serta pelaku ekonomi. Artikel ini menguraikan dampak-potensial dari redenominasi, tantangan yang mungkin muncul, serta pembelajaran dari pengalaman beberapa negara lain.
Apa itu Redenominasi?
Dampak Redenominasi terhadap Perekonomian
Banyak penelitian telah mengeksplorasi berbagai efek yang bisa timbul dari redenominasi. Berikut beberapa poin utama:
1. Efisiensi Transaksi dan Akuntansi
2. Sinyal Kepercayaan dan Citra Mata Uang
3. Pengaruh terhadap Inflasi dan Pertumbuhan
Meski secara teori redenominasi tidak mengubah daya beli dan karenanya tidak langsung memicu inflasi atau deflasi, banyak penelitian menemukan bahwa dalam praktiknya ada korelasi dengan perubahan tingkat inflasi atau pertumbuhan ekonomi.
-
Sebagai contoh, studi kasus Turkey (2005) menemukan bahwa ada “fraktur” (break) dalam perkembangan inflasi setelah redenominasi, meskipun sulit memastikan bahwa redenominasi saja yang menyebabkan penurunan inflasi.
-
Penelitian komparatif menunjukkan bahwa negara-negara yang melakukan redenominasi dapat meraih peningkatan real GDP per kapita dan penurunan estimasi inflasi, namun efektivitasnya tergantung pada kondisi pemerintah dan institusi negara tersebut.
-
Studi yang mencakup 27 negara menemukan bahwa redenominasi secara statistik berpengaruh terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
4. Biaya dan Tantangan Pelaksanaan
Walaupun ada potensi manfaat, pelaksanaan redenominasi juga membawa tantangan dan biaya:
Biaya cetak ulang uang, mengganti perangkat pembayaran, sistem akuntansi, dan adaptasi bisnis.
- Risiko ketidakpastian atau salah persepsi: bila masyarakat mengira redenominasi adalah bentuk “pengurangan nilai” (sehingga takut uangnya “disikat”), maka bisa muncul kegelisahan atau panic spending.
- Pelaksanaan yang buruk atau dalam kondisi ekonomi yang lemah dapat memunculkan risiko bahwa redenominasi malah menjadi simbol krisis, bukan pemulihan.
5. Hubungan dengan Investasi Asing
Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa redenominasi dapat meningkatkan kepercayaan investor asing dan mempengaruhi aliran investasi langsung asing (FDI). Misalnya, studi yang menggunakan 20 negara menunjukkan adanya hubungan positif antara redenominasi dan FDI.
Pengalaman Negara-Lain:
Berikut beberapa contoh pengalaman di negara lain yang bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia:
a) Turki (2005)
b) Ghana (2007)
Negara ini juga melakukan redenominasi terhadap cedi. Penelitian menunjukkan bahwa setelah redenominasi, ada peningkatan kemudahan layanan perbankan dan sistem keuangan, namun tantangan adaptasi tetap besar.
c) Azerbaijan (2006)
Apa Artinya untuk Indonesia?
Dengan wacana redenominasi rupiah yang terus muncul, beberapa poin berikut perlu diperhatikan:
-
Kondisi makro harus sehat: Redenominasi paling ideal dilakukan dalam kondisi inflasi terkendali, sistem keuangan stabil, dan pertumbuhan ekonomi relatif solid — bukan saat krisis.
-
Komunikasi publik: Masyarakat perlu dipahami bahwa redenominasi bukan sanering; tidak ada pengurangan daya beli. Komunikasi yang buruk bisa menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu.
-
Koordinasi sistemik: Semua sistem (perbankan, pembayaran digital, akuntansi, pelabelan harga) harus siap; biaya dan adaptasi harus dihitung secara matang.
-
Efek psikologis & kredibilitas: Redenominasi bisa menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius memperkuat mata uangnya — bila ditangani dengan baik.
-
Risiko jika kondisi buruk: Jika dilaksanakan di saat ekonomi melemah atau inflasi tinggi, bisa jadi malah memperkuat asumsi negatif atau menimbulkan chaos.
Redenominasi bukan sekadar “memotong nol” dari uang, melainkan keputusan kebijakan yang memiliki dampak luas — teknis, ekonomi dan psikologis. Bila dilaksanakan dalam kondisi yang tepat, dengan persiapan dan komunikasi yang baik, redenominasi bisa menjadi langkah positif: menyederhanakan sistem pembayaran, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat kepercayaan mata uang. Namun bila diterapkan secara tergesa-gesa atau dalam kondisi ekonomi kurang mendukung, risiko gangguan ekonomi dan sosial bisa muncul.
Pengalaman Turki, Ghana dan Azerbaijan menunjukkan bahwa keberhasilan sangat bergantung pada konteks institusional dan kesiapan seluruh sistem. Bagi Indonesia, wacana redenominasi rupiah menyimpan potensi dan tantangan — yang harus dikelola dengan hati-hati.
Ditulis oleh Tim Web Prodi
Referensi :
- Duca, I. (2005). The national currency re-denomination experience in several countries: A comparative analysis. SSRN Electronic Journal. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=1347407
- InsightSoftware. (n.d.). Currency redenominations. Retrieved November 6, 2025, from https://insightsoftware.com/blog/currency-redenominations/
- Priyono, C. P. (2017). Redenomination: Between opportunities and challenges (Study of the implementation in Indonesia). Journal of Applied Economics and Business, 5(2), 70–82. https://www.aebjournal.org/articles/0702/070201.pdf
- Udo, O. O., & Agbai, E. P. (2023). The impact of currency redenomination on economic development. Journal of Accounting and Financial Management, 9(10), 114–132. https://www.iiardjournals.org/get/JAFM/VOL.%209%20NO.%2010%202023/THE%20IMPACT%20OF%20CURRENCY%20114-132.pdf
- AESS Publications. (2015). Impact of currency redenomination on inflation: Case study of Turkey. Asian Economic and Social Society (AESS). https://archive.aessweb.com/index.php/5002/article/download/1412/2037
- Times of India. (2024, March 2). Why Iran is removing four zeroes from its currency: The reason behind the major reform. The Times of India. https://timesofindia.indiatimes.com/world/rest-of-world/why-iran-is-removing-four-zeroes-from-its-currency-the-reason-behind-the-major-reform/articleshow/124354471.cms
- https://www.freepik.com/free-photo/business-financial-concept-with-calculator-stack-money-background-flat-lay_8859426.htm#fromView=search&page=1&position=6&uuid=900b90f3-090b-490d-884d-5641a243eee4&query=perekonomian