Kegiatan Konsumsi dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian
Kegiatan konsumsi merupakan suatu proses di mana individu atau kelompok menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan, baik primer maupun sekunder. Dalam ekonomi, konsumsi adalah salah satu komponen utama dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Menurut Keynes, konsumsi dalam makroekonomi dirumuskan sebagai berikut:
Di mana adalah total konsumsi, adalah konsumsi saat pendapatan nol, adalah Marginal Propensity to Consume (MPC), dan adalah pendapatan yang dapat dibelanjakan.
Peningkatan konsumsi masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Sebagai contoh, di Indonesia peningkatan konsumsi sebesar 1% dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi negara hingga 0,276% dalam periode 2000–2019. Selain itu, konsumsi juga berpengaruh terhadap penciptaan lapangan kerja, pendapatan negara melalui pajak, serta mendorong inovasi di sektor produksi barang dan jasa.
Dalam konteks inflasi, konsumsi yang berlebihan sementara persediaan terbatas akan menyebabkan kenaikan harga-harga barang dan jasa (inflasi). Sementara itu, pola konsumsi yang cenderung memilih produk impor berpotensi memperburuk neraca perdagangan suatu negara, sedangkan konsumsi produk lokal dapat membantu memperbaiki struktur ekonomi nasional.
Dari sisi keberlanjutan lingkungan, konsumsi yang tidak terkendali dapat memberikan dampak negatif seperti kerusakan lingkungan; sedangkan pola konsumsi bijak dan ramah lingkungan mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan.
Contoh Penulisan Kutipan Langsung:
Menurut Gramedia (2024), “kegiatan konsumsi adalah aktivitas ekonomi utama di mana individu atau kelompok menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan, sehingga aktivitas ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara” (Gramedia, 2024:5).
Contoh Penulisan Kutipan Tidak Langsung:
Salah satu dampak positif utama kegiatan konsumsi adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui permintaan agregat, di mana konsumsi rumah tangga menjadi motor penggerak tertinggi pada PDB di banyak negara (Liputan6, 2025).
Ditulis oleh Tim Web Prodi
Referensi :
- Gramedia. (2024). Pengertian Konsumsi: Fungsi, Ciri dan Faktor. Diakses pada 27 Oktober 2024, dari https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-konsumsi/gramedia
- Liputan6. (2025). Arti Konsumsi: Pengertian, Jenis, dan Dampaknya dalam Ekonomi. Diakses pada 16 Februari 2025, dari https://www.liputan6.com/feeds/read/5922912/arti-konsumsi-pengertian-jenis-dan-dampaknya-dalam-ekonomiliputan6
- Skuling.id. (2024). Rangkuman Materi Ekonomi: Teori Konsumsi. Diakses pada 3 Desember 2024, dari https://skuling.id/teori-konsumsi/skuling
- OCBC. (2022). Kegiatan Konsumsi: Pengertian, Ciri, Fungsi dan Contohnya. Diakses pada 13 April 2022, dari https://www.ocbc.id/id/article/2022/04/14/kegiatan-konsumsi-adalahocbc
- Jurnal UMJambi. (2021). Analisis konsumsi rumah tangga, struktur ekonomi dan pertumbuhan ekonomi. Diakses dari https://jurnal.umjambi.ac.id/index.php/JD/article/download/172/126/566jurnal.umjambi
- Liputan6. (2025). Konsumsi Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya terhadap Perekonomian. Diakses pada 12 Februari 2025, dari https://www.liputan6.com/feeds/read/5909270/konsumsi-adalah-pengertian-tujuan-dan-dampaknya-terhadap-perekonomianliputan6
Journal Ikopin. (2022). Konsumsi Rumah Tangga, Investasi, dan Pertumbuhan Ekonomi. Diakses pada 23 Februari 2022, dari https://journal.ikopin.ac.id/index.php/humantech/article/view/1433journal.ikopin
- https://www.freepik.com/free-photo/young-asian-woman-shopping-grocery-cart-from-supermarket_8314981.htm#fromView=search&page=1&position=5&uuid=9d8cc8ef-781c-454e-a7a1-504b47df5e99&query=konsumsi