Keterlibatan keluarga dalam manajemen, kepercayaan sosial dan kinerja tanggung jawab dalam lingkungan perusahaan keluarga

Mengelola Posisi dan Peran Keluarga Dalam Perusahaan Keluarga
Keluarga/ orangtua berfungsi untuk memastikan bahwa anaknya sehat dan aman, memberikan sarana dan prasana untuk mengembangkan kemampuan sebagai bekal di kehidupan sosial, serta sebagai media dalam menanamkan nilai sosial dan budaya sedini mungkin. Keberlangsungan perusahaan keluarga tidak terlepas dari tata kelola perusahaan yang baik. Tata kelola perusahaan mengacu pada struktur dan proses untuk menentukan arah dan pengendalian perusahaan, mengatur hubungan antara manajemen, dewan direksi, pemegang saham pengendali, pemegang saham minoritas, dan pemangku kepentingan lainnya. Upaya dari perusahaan maupun karyawan keduanya diperlukan untuk memastikan manajemennya dapat berjalan dengan baik. Beberapa perusahaan keluarga masih belum memiliki pembagian peran, tanggung jawab serta wewenang yang jelas untuk setiap jabatan sehingga muncul kesulitan dalam pengambilan keputusan. Mekanisme komunikasi pun belum jelas dan terstruktur untuk mengetahui informasi mengenai kondisi bisnis, mencari pikiran serta mengambil keputusan untuk kemajuan bisnis. Banyak perusahaan keluarga juga masih kesulitan mendokumentasikan peraturan dan laporan bisnis, serta transparansi hasil keputusan maupun laporan keuangannya. Akibatnya hal tersebut mudah diakses oleh semua pihak. Kemudian, tidak adanya proses penyelesaian konflik yang baik dan tercatat sehingga berpotensi menjadi konflik yang lebih besar dan luas di kemudian hari dan menjadi sumber konflik.
Tata kelola perusahaan keluarga yang baik untuk mengelola bisnis
Dalam memaksimalkan peran setiap individu, penting bagi perusahaan untuk menentukan posisi dan peran dari setiap individu yang terlibat dalam bisnis. Sebelumnya, mari kita pahami kategori karyawan di dalam perusahaan keluarga terlebih dahulu. Terdapat tiga kategori, yaitu anggota keluarga, karyawan non-keluarga, dan pemilik non-karyawan non-keluarga.
1. Anggota keluarga ( Family ) di dalam perusahaannya dapat menjadi karyawan maupun pemilik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam bisnis. Anggota keluarga fokus untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga, serta mengeluarkan Konstitusi Keluarga yang berisi nilai, visi dan misi perusahaan.
2. Karyawan non-keluarga ( Bisnis ) merupakan para Dewan Direktur (BOD), manajer serta karyawan yang terlibat dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Lingkaran ini fokus untuk menyelesaikan permasalahan dalam operasional bisnis, perhitungan risiko, dan mengawasi perjalanan bisnis melalui berbagai indikator kinerja.
3. Non-karyawan non keluarga ( Kepemilikan ) fokus pada keberlangsungan bisnis yang jangka panjang (Cth:ROI). Mereka yang akan bertemu di dalam Rapat Pemegang Saham untuk menentukan langkah strategi perusahaan dan menghasilkan keputusan seperti Perjanjian Pemegang Saham .
Masing-masing individu harus bertanggung jawab pada peran dan posisinya masing-masing, menjalankannya secara baik dan benar serta profesional. Meskipun terdapat anggota keluarga di tingkat manajer atau arahan, jika peraturan sudah ditetapkan bahwa bukan hak anggota keluarga tersebut untuk bertindak, maka harus dijalankan.
Tantangan Bisnis Keluarga
1. Budaya dan Struktur Informal Saat Menjalankan Bisnis
Sebagian pelaku bisnis mungkin berpikir memiliki budaya santai adalah hal positif. Namun, perlu disadari bahwa menjalani struktur dan budaya yang terlalu informal saat menjalankan bisnis keluarga justru akan menimbulkan kurangnya dokumentasi, lemahnya kebijakan, dan kurang spesifiknya strategi serta tujuan.
2. Cenderung Mempekerjakan Orang Terdekat Daripada ahlinya
Dengan budaya informal yang cenderung santai, biasanya tidak mudah untuk menolak permintaan dari anggota keluarga yang ingin bergabung dengan bisnis.
Namun, hal ini justru dapat menimbulkan masalah karena mereka tidak memiliki keterampilan dasar dan pengalaman yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.
3. Tidak Memiliki Pandangan Eksternal
Ketika membangun sebuah bisnis, umumnya tidak selalu memiliki pendapat yang sama. Tetapi karena pengalaman pendidikan dan lingkungan kehidupan yang relatif sama, hal ini akan berdampak pada pandangan yang seragam saat menjalankan bisnis keluarga.
4. Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang
Selanjutnya, cenderung tidak memiliki rencana jangka panjang. Telah disebutkan sebelumnya, ketika menjalani bisnis keluarga biasanya akan memiliki pandangan yang serupa karena beberapa faktor. Namun, hal ini seharusnya dihindari, pastikan kamu memiliki rencana yang akan dilakukan untuk masa depan.
5. Masalah Keuangan Bisnis Keluarga
Terakhir adalah masalah tentang keuangan. Tidak ada bisnis keluarga yang bisa menjamin tentang cashflow. Ketika bisnis keluarga mencapai generasi ketiga atau keempat, bisa saja perusahaan kehabisan cash dan pemiliknya harus memikirkan kembali bagaimana cara membiayai bisnis tersebut
Kesimpulan
Manajemen perusahaan keluarga adalah suatu proses yang kompleks karena melibatkan aspek-aspek emosional dan profesional dari anggota keluarga yang terlibat. Untuk mengelola perusahaan keluarga secara efektif, beberapa prinsip dan strategi harus diterapkan yaitu Untuk tetap kompetitif, perusahaan keluarga harus terus berinovasi dan menjaga standar kualitas yang tinggi. Ini membantu dalam menghadapi tantangan pasar dan memastikan kelangsungan bisnis dalam jangka panjang . Penerapan tata kelola perusahaan yang baik, termasuk sistem kontrol manajemen yang sistematis, dapat membantu mengurangi konflik dan meningkatkan koordinasi serta efisiensi dalam pengambilan keputusan.
Meskipun memiliki banyak kelebihan seperti kepercayaan tinggi antar anggota keluarga dan peluang untuk mewariskan nilai-nilai kepada generasi berikutnya, perusahaan keluarga juga menghadapi tantangan seperti potensi konflik personal dan kesulitan dalam komunikasi internal. Dengan manajemen yang tepat, perusahaan keluarga dapat memaksimalkan kelebihan mereka dan mengatasi tantangan yang ada.
Ditulis oleh Alfina Mawardah (PE 2023 C)
Referensi :
https://www.freepik.com/free-photo/giant-building-with-sun_921709.htm#fromView=search&page=1&position=40&uuid=a691ea16-7097-4741-96d3-f00cfffcad81