Milton Friedman: Visi Ekonomi yang Berbasis Kebebasan dan Inovasi
A. Pendahuluan
Milton Friedman adalah salah satu
tokoh paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran ekonomi modern. Para ahli
memperkenalkannya luas sebagai pendukung pasar bebas kuat, individu kebebasan,
dan peran pemerintah terbatas dalam perekonomian. Visi Friedman tentang ekonomi
tidak hanya menempatkan kebebasan pasar di posisi utama, tetapi juga
menempatkan inovasi di posisi penting dalam menembus kemakmuran dan kemajuan
sosial. Di dalam artikel ini, saya akan mengulas secara umum mengenai biografi
singkat Milton Friedman, ide pokok yang dia kemukakan, serta relevansi dan
impact pemikirannya di dalam ekonomi modern.
Ø Biografi Singkat Milton Friedman
Lahir di Brooklyn, New York pada
tahun 1912, Milton Friedman merupakan anak dari imigran Yahudi yang berasal
dari Hungaria. Ia menyelesaikan pendidikan tingginya di Rutgers University dan
selanjutnya memperoleh gelar Ph. D. di Columbia University. Dalam perjalanan
kariernya, Friedman berperan sebagai pengajar dan peneliti di University of
Chicago, tempat di mana pemikirannya berkembang dengan pesat dan menjadi bagian
dari "Chicago School" yang menyoroti pentingnya pasar bebas serta
perlunya mengurangi intervensi pemerintah.
Friedman juga sempat menjabat sebagai
penasihat ekonomi untuk Presiden Richard Nixon dan memberikan dampak signifikan
terhadap kebijakan moneter dan ekonomi di Amerika Serikat. Pada tahun 1976, ia
dianugerahi Hadiah Nobel dalam bidang Ilmu Ekonomi untuk karyanya yang inovatif
mengenai analisis konsumsi dan kebijakan moneter. Karya-karya Friedman tidak
hanya berpengaruh di AS, tetapi juga di seluruh dunia, membentuk cara pikir
banyak ekonom dan pengambil kebijakan.
B.
PEMBAHASAN UTAMA
Ø Gagasan Utama Milton Friedman:
Kebebasan dan Inovasi
Visi ekonomi Milton Friedman
berlandaskan pada prinsip kebebasan individu dan pasar yang tidak terikat oleh
campur tangan berlebihan. Berikut beberapa konsep utama yang menjadi dasar
pemikiran Friedman:
1. Monetarisme sebagai Dasar Kebijakan
Ekonomi
Salah satu sumbangan paling
signifikan dari Friedman adalah teori monetarisme yang menegaskan bahwa jumlah
uang yang beredar dalam perekonomian memegang peranan penting dalam
mempengaruhi inflasi dan keluaran ekonomi. Friedman berpendapat bahwa pemerintah
harus menjaga stabilitas jumlah uang beredar dan menghindari inflasi yang tidak
terkontrol, karena dapat merusak peluang pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Dalam bukunya yang berjudul A Monetary History of the United States, 1867–1960,
Friedman dan rekannya, Anna Schwartz, menunjukkan bahwa perubahan dalam jumlah
uang yang beredar berpengaruh langsung terhadap siklus ekonomi.
"Inflasi selalu dan di mana saja
adalah fenomena yang berkaitan dengan uang. "
~ Milton Friedman, A Monetary History
of the United States, 1867–1960 ~
Friedman berargumen bahwa kebijakan
moneter yang ketat dan terencana dapat membantu mengendalikan inflasi serta
menciptakan stabilitas ekonomi. Ia menyoroti pentingnya adanya aturan dalam
kebijakan moneter, seperti "aturan pertumbuhan uang" yang menunjukkan
bahwa jumlah uang yang beredar harus tumbuh pada tingkat yang stabil dan dapat
diperkirakan.
2. Pasar Bebas dan Peran Terbatas
Pemerintah
Dalam karyanya yang terkenal,
Capitalism and Freedom (1962), Friedman mengadvokasi kebebasan ekonomi sebagai
syarat utama bagi kebebasan politik dan sosial. Ia berpendapat bahwa tugas
pemerintah sebaiknya terbatas pada fungsi-fungsi dasar seperti menjaga
keamanan, menegakkan hukum, dan regulasi minimal, sementara pasar seharusnya
dibiarkan beroperasi secara mandiri untuk memunculkan efisiensi dan inovasi.
Friedman menentang campur tangan
pemerintah dalam ekonomi, termasuk regulasi harga dan subsidi, yang dianggapnya
hanya akan mengganggu mekanisme pasar. Ia meyakini bahwa pasar bebas adalah
cara paling efektif untuk mendistribusikan sumber daya dan mendorong inovasi.
Dalam pandangannya, kebebasan ekonomi sangat penting tidak hanya untuk
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk kebebasan individu.
3. Teori Pendapatan Permanen dalam
Konsumsi
Friedman juga mengenalkan gagasan
tentang hipotesis pendapatan permanen dalam konsumsi, yang menekankan bahwa
perilaku konsumsi seseorang lebih ditentukan oleh pendapatan jangka panjang
yang diharapkan daripada pendapatan yang sedang diterima saat ini. Konsep ini
memberikan sudut pandang baru dalam memahami cara individu dan keluarga
mengelola finansial mereka secara rasional dengan melihat ke depan.
Friedman berpendapat bahwa orang tidak hanya melakukan konsumsi berdasarkan penghasilan sekarang, tetapi mereka juga memperhitungkan penghasilan yang diantisipasi di masa mendatang. Ini berarti bahwa kebijakan fiskal yang hanya berfokus pada peningkatan pendapatan saat ini tidak selalu berhasil untuk mendorong konsumsi. Sebaliknya, pendekatan yang mempromosikan stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang akan lebih efektif untuk meningkatkan tingkat konsumsi.
4. Inovasi sebagai Kekuatan Penggerak
Ekonomi
Meskipun Friedman tidak secara
eksplisit banyak membahas inovasi terpisah dari pasar bebas, ia sangat meyakini
bahwa kebebasan ekonomi merangsang kreativitas serta kemajuan teknologi.
Kebebasan pasar memberikan dorongan bagi para pelaku ekonomi untuk berinovasi,
meningkatkan efisiensi, serta menciptakan solusi inovatif untuk kebutuhan
masyarakat.
Friedman berpendapat bahwa inovasi
tidak hanya muncul dari perusahaan besar, tetapi juga dari individu dan usaha
kecil yang memiliki kebebasan untuk mencoba dan mengembangkan produk baru.
Dalam hal ini, kebijakan yang mendukung wirausaha dan mengurangi hambatan
regulasi akan mendorong inovasi serta pertumbuhan ekonomi.
Ø Dampak Pemikiran Friedman dalam
Kebijakan dan Ekonomi Global
Ide-ide dan teori Friedman telah
memiliki dampak yang signifikan terhadap kebijakan ekonomi di berbagai negara,
terutama sejak tahun 1970-an. Saat itu, dunia mengalami masalah
stagflasi—kondisi di mana inflasi tinggi dan pengangguran meningkat bersamaan—yang
tidak bisa dijelaskan oleh teori Keynesian klasik. Friedman dan ekonom yang
setuju dengan pandangannya menekankan bahwa pengendalian ketat terhadap jumlah
uang yang beredar adalah kunci untuk mengatasi inflasi tanpa merugikan lapangan
kerja.
Banyak negara kemudian
mengimplementasikan kebijakan moneter yang lebih ketat dan fokus pada
pengendalian inflasi berdasarkan pandangan monetaris Friedman. Selain itu,
pemikiran mengenai pasar bebasnya telah memengaruhi reformasi ekonomi yang
mendorong deregulasi, privatisasi, serta perluasan perdagangan bebas di
berbagai belahan dunia.
Salah satu contoh nyata penerapan
pemikiran Friedman terlihat di Chili pada tahun 1970-an, di mana pemerintahan
Augusto Pinochet melaksanakan sejumlah reformasi ekonomi berdasarkan
prinsip-prinsip monetaris dan pasar bebas. Meskipun hasil dari reformasi tersebut
kontroversial, ini menunjukkan bagaimana ide-ide Friedman bisa diterapkan dalam
praktik.Relevansi Visi Friedman di Era Modern.
Di tengah beragam tantangan ekonomi
global, mulai dari digitalisasi hingga perubahan iklim, pandangan ekonomi
Milton Friedman yang menekankan kebebasan dan inovasi tetap penting. Pasar
bebas memberi peluang bagi startup dan para inovator untuk berkembang,
sementara kebijakan moneter yang stabil merupakan pilar utama bagi kestabilan
ekonomi.
Namun, tantangan saat ini juga
mendorong penilaian ulang mengenai fungsi pemerintah, terutama dalam hal
perlindungan sosial dan penanganan eksternalitas. Dalam konteks ini, warisan
Friedman mendorong diskusi kritis antara kebebasan ekonomi dan kebutuhan
intervensi pemerintah secara seimbang.
Sebagai contoh, dalam upaya menghadapi perubahan iklim, banyak ekonom berpendapat bahwa pasar bebas tidak selalu mampu menyelesaikan masalah eksternalitas lingkungan tanpa adanya intervensi pemerintah. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari keseimbangan antara kebebasan pasar dan tanggung jawab sosial.
C. Penutup
Ø Kesimpulan
Milton Friedman adalah tokoh utama
dalam pemikiran ekonomi modern yang membangun dasar yang kuat untuk memahami
pentingnya kebebasan pasar dan stabilitas moneter. Dengan visinya yang
menekankan kebebasan dan inovasi sebagai pendorong utama kemajuan ekonomi,
pemikirannya telah menjadi acuan penting dalam berbagai kebijakan global dan
terus menjadi referensi berharga dalam diskusi ekonomi hingga saat ini.
Warisan Friedman tidak hanya terdapat pada teorinya saja, tetapi juga pada semangat kebebasan dan inovasi yang ia dukung. Di dunia yang selalu berubah, gagasan Friedman tetap relevan dan menginspirasi generasi ekonom serta pembuat kebijakan yang ingin menciptakan sistem ekonomi yang lebih baik dan adil
Ditulis oleh Sheilly Aulia Ramadhani (PE 2024 A)
Referensi :
• Friedman, M. (1962). Capitalism and Freedom. University of Chicago Press.
• Friedman, M., & Schwartz, A. J. (1963). A Monetary History of the United States, 1867-1960. Princeton University Press.
• Blaug, M. (1997). Economic Theory in Retrospect. Cambridge University Press.
• Cowen, T. (2015). "Milton Friedman on Freedom & Innovation." The Library of Economics and Liberty.
• Skinner, J. (2005). “Milton Friedman and the Role of Government in a Free Society.” Journal of Economic Perspectives.
• Alston, L. J., & Ferrie, J. P. (2007). The Economics and Economists of the Chicago School. Routledge.
https://www.freepik.com/free-photo/light-bulb-with-drawing-graph_1007991.htm#fromView=search&page=1&position=1&uuid=c5d8d1e4-6a56-46f9-80db-cde0d74cf30c&query=inovasi