Pemahaman guru dalam mengenali gaya belajar siswa dan karakter siswa di sekolah Tingkat Menengah Atas

Setiap siswa memiliki gaya belajar yang ber beda-beda antara satu dengan yang lainya.Hal ini membuat para guru kebingungan dalam memberikan pembelajaran yang pas untuk di terapkan kepada peserta didik nya.Selain itu karakteristik siswa yang beragam membuat seorang guru harus jauh memperhatikan agar dalam proses pembelajaran bisa berjalan dengan lancar dan ter tata secara sistematis dan ter struktur.
Terdapat beberapa gaya belajar siswa yaitu:
Ada beberapa gaya belajar utama yang dikenal dalam dunia pendidikan, antara lain:
1. Gaya Belajar Visual (Visual Learners)
Siswa dengan gaya belajar visual lebih mudah belajar melalui media visual seperti gambar, diagram, grafik, video, dan presentasi powerpoint. Mereka mengakses informasi dengan cara melihat.
2. Gaya Belajar Auditori (Auditory Learners)
Siswa dengan gaya belajar auditori lebih mudah belajar melalui pendengaran. Mereka menyukai penjelasan lisan, ceramah, diskusi, dan merekam materi untuk didengarkan kembali.
3. Gaya Belajar Kinestetik (Kinesthetic Learners)
Siswa dengan gaya belajar kinestetik belajar paling baik melalui aktivitas fisik dan praktik langsung. Mereka menyukai belajar dengan bergerak, menyentuh, dan melakukan eksperimen.
4. Gaya Belajar Membaca/Menulis (Read/Write Learners)
Siswa dengan gaya belajar ini lebih suka membaca materi dan menulis catatan untuk membantu mereka belajar. Mereka menyukai buku teks, makalah, dan membuat ringkasan sendiri.
5. Gaya Belajar Logis/Matematis (Logical/Mathematical Learners)
Siswa dengan gaya ini cenderung berpikir logis, analitis, dan sistematis. Mereka menyukai belajar melalui pola, hubungan logis, dan pemecahan masalah.
Meskipun setiap siswa cenderung memiliki satu gaya belajar dominan, kebanyakan siswa juga mengombinasikan beberapa gaya belajar untuk memaksimalkan proses belajar mereka. Mengenali gaya belajar sangat penting agar siswa dapat belajar secara efektif sesuai preferensi belajar mereka. Oleh karna itu sebagai seorang pendidik harus mampu untuk mengenali dan memahami gaya belajar siswa, dengan bergantinya kurikulum Merdeka ini siswa di bebaskan untuk memilih apa yang ia minati dalam dunia pendidikanya, ini membuat seorang guru di permudah dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas.
Namun masih banyak yang berpendapat bahwasanya kurikulum Merdeka ini tidak efektif karna membuat siswa bingung dalam proses pembelajaranya, padahal kenyataan yang sebenarnya itu kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengenali karakter pada diri siswa sendiri serta memahami gaya belajar mereka di Tingkat Menengah Atas (SMA).
KESIMPULAN
Menjadi seorang pendidik bukanlah hal yang mudah dengan banyak nya karakter siswa dan gaya belajar siswa yang berbeda-beda hal itu menjadi tuntutan besar untuk seorang guru agar bisa memberikan yang maksimal dalam proses pembelajaran.Oleh karena itu di harapkan untuk seorang guru memberikan pertimbangan yang baik dalam mengenali lingkungan belajar.
Ditulis oleh Yoshe Izzah Nabilah (PE 2023 C)
Referensi :
https://www.freepik.com/free-photo/impressed-young-female-teacher-sits-table-with-school-supplies-holding-book-looking-calculator-her-hand-classroom_17230424.htm#fromView=search&page=2&position=47&uuid=0f46473e-17a7-457e-8398-9fa4648ec892