PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA
Salah satu permasalahan utama dalam setiap negara adalah kemiskinan. Dan salah satu negara tersebut adalah Indonesia. Pemerintah menjelaskan bahwasanya kemiskinan itu perlu diatasi yaitu melalui program khusus. Dan salah satunya yaitu melalui upaya penanggulangan kemiskinan. Upaya penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu tujuan untuk meninggkatkan kebutuhan sosial, pendidikan dan kesehatan keluarga. Dan untuk upaya penanggulangan kemiskinan sendiri seperti program BLT, PKH, BPTN, dan Bedah Rumah juga bantuan UMKM. Dalam penelitian ini akan menjelaskan apa saja upaya penanggulangan kemiskinan di Indonesia melaui beberapa program seperti program BLT, PKH, BPTN, dan Bedah Rumah juga bantuan UMKM yang dilakukan oleh pemerintah. Salah satu upaya penggulangan yang telah dilakukan seperti program bantuan BLT yang telah dilaksanakan di Wanasuka yang mulai dilakukan tanpa bersyarat pada Oktober tahun 2005 hingga Desember 2006. Sejak kemerdekaan Indonesia telah mengalami kemiskinan yang bersifat struktural. Dalam penanganan masalah kemiskinan Indonesia sudah melakukanya sejak lama,bahkan pada saat kepemimpinan masih dipimpin oleh Soekarno pada Orde Lama. Efektifitas dalam kebijakan penanggulangan kemiskinan ini merupakan hal yang penting karena dapat menjadi indicator dalam keberhasilan seorang pemerintah. Maka dari itu artikel ini akan berfokus membahas apa saja upaya dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia melalui program BLT, PKH, BPTN, dan Bedah Rumah juga bantuan UMKM. Berikut penjelasan lebih rinci dan jelas mengenai upaya penggulangan kemiskinan.
Berikut ini beberapa upaya penanggulan kemiskinan melalui program BTL. BLT merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya penanggulan kemiskinan. Program ini telah dicetuskan oleh Bapak Yusuf Kalla. Progam ini telah dilaksanakan tanpa bersyarat pada Oktober tahun 2005 hingga desember 2006. Pada kali akan dibahas contoh pemberian BLT pada Desa Wanasuka . Warga desa Wanasuka telah menerima bantuan tunai sebesar 200.000 per kartu keluarga. Pemerintah melakukan bantuan berupa BLT kepada warga Desa Wanasuka melalui Desa, Desa menyalurkannya ke RT dan RW. Dengan adanya bantuan langsung tunai ini yang dapat digunakan untuk kebutuhan dasar mereka. Dengan adanya program BLT ini juga, warga Wanasuka merasa terbantu. Apabila program BLT ini dapat terus dijalankan maka bisa menanggulangi warga yang mengalami kemiskinan.
Selain itu ada juga program PKH. PKH merupakan salah satu bantuan sosial untuk penggulangan masyarakat miskin, yang mempunyai tujuan yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup untuk masyarakat melalui peningkatan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Seperti yang telah terjadi di Kelurahan Sondakan, yaitu berupa bantuan kepada lansia. Bentuk bantuan yang diberikan kepada lansia yaitu seperti makanan,pengobatan,terapi rutinan alat bantu. Program ini merupakan salah satu program yang efektif karena dapat membantu para lansia yang bisa mengurangi ketergantungan pada lansia. Jika program PKH ini dapat diteruskan maka dapat mananggulangi kemiskinan yang terjadi dalam masyarakat.
Dan selanjutnya ada program BPTN, BPTN merupakan salah satu program penaggulangan kemiskinan yang memiliki pengaruh signifikan dalam upaya program penanggulangan kemiskinan. Program ini merupakan program bantuan dalam bentuk non-tunai yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Penerima bantuan ini ,mendapatkan sebuah kartu khusus yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warung yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Salah satu tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan serta gizi keluarga penerima manfaat. Salah satu program ini telah terjadi di Kecamatan Sumberjo Kabupaten Bojonegoro, dalam program ini telah memberikan dampak yang positif terhadap pemenuhan kebutuhan pangan keluaraga yang miskin.
Di sisi lain juga ada Program Bedah Rumah, Program ini juga merupakan salah satu upaya penaggulangan kemiskinan. Karena program ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. Program ini juga memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kondisi fisik rumah dan kesehatan penghuninya. Seperti yang telah terjadi di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangsem, Provinsi Bali, dilaksankannya progam ini yang dimulai dari tanggal 9 April hingga 8 Mei 2025. Menurut studi oleh Duflo Et Al (2007) menegaskan bahwa dengan adanya program ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin, termasuk peningkatan dalam kesehatan dan juga produktivitas harian . Dengan adanya program ini diharapkan juga dapat menjadi upaya penanggulangan kemiskinan yang dialami oleh masyarakat.
Selanjutnya ada Program Bantuan UMKM kepada masyarakat. Bantuan UMKM merupakan upaya penggulangan kemiskinan yang menjadi focus penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena dengan adanya program bantuan UMKM juga dapat memberikan lapangan pekerjaan sehingga dapat memberikan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Seperti yang telah terjadi bantuan UMKN di Sumatera Selatan yang telah dilakukan penelitian oleh (Lamazi,2020) yang menunjukan bahwa UMKM dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jika program ini terus dijalankan maka dapat menjadi salah satu upaya dalam penanngulangan kemiskinan.
Ditulis oleh Alina Nurfita (PE 2025 C)
Referensi :
- Gambar https://share.google/images/mzRMIxxp87g4alHVl.
- Hamdy, M. K., Rustandi, H., Indriani, P., & Phinasti, D. K. (2025). 432+Hamdy+et+al+3333-3348. 4(2), 3333–3348.
- Hasanah, S., Ariyanto, A., Manajemen, M., Pascasarjana, S., & Kuning, U. L. (2025). Pengaruh Program Bedah Rumah Terhadap Kelayakan Hidup Masyarakat Miskin Oleh Peran Pendamping Pu Perkim. Baseline : Jurnal Mahasiswa Magister Manajemen, 2(2), 331–353.
- Holidah, sitti, Fitriani, H. L. (2025). 3 1,2,3. 6(7), 651–645.
- Mohamad, S., Saleh, G. S., & Umuri, H. (2024). Implemetasi Program UMKM dalam Pengentasan Kemiskinan di Desa Padengo Kabupaten Pohuwato. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 03, 117–140.
- Nanta, B. M., Tanjung, H. Y., Parlindungan, M. A., Saragih, M. A., Tanjung, R. R., Wulandari, S., Islam, U., Sumatera, N., Muslim, U., Al, N., Mikro, U., Ekonomi, P., Usaha, P., & Mikro, U. (2025). Analisis Perkembangan Umkm Dalam. Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 10(204), 158–169.
- Sawitri, N., & Rahmat, W. (2024). Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) Sebagai Upaca Pengetasan Kemiskinan di Desa Pantai Harapan Kecamatan Cembaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(1), 13. https://doi.org/10.47134/villages.v6i1.200
- Talita Sembiring, Kania Nova Ramadhani, Gadis Prasiska Sembiring, & Julia Ivanna. (2025). Sinkronisasi Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Pusat di Desa Marindal II. Journal of Administrative and Social Science, 6(2), 334–347. https://doi.org/10.55606/jass.v6i2.2092
- Yupita, L., Artani, K. T. B., Astina, M. A., & I Wayan Diana Putra Adnyana. (2025). Program Bedah Rumah Di Desa Ban Kecamatan Kubu, Karangasem. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 275–284. https://bajangjournal.com/index.php/J-ABDI
- Azhary, I. (2025). Efektivitas Program Keluarga Harapan Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Kelurahan Sondakan. Journal of Development and Social Change 8 (1), 113-139, 2025,1-27
- Khorunnisa',I, Priyadi, B. (2025). CRITICAL SUCCESS FACTORS DALAM KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS DARI TAHUN 2019 SAMPAI 2024. 1-15