Peran Inovasi Teknologi dalam Peningkatan Efisiensi Ekonomi Mikro di Era Digital

Inovasi teknologi berperan penting dalam meningkatkan efisiensi mikroekonomi di era digital. Dengan adanya teknologi, banyak proses bisnis yang dulunya memakan waktu dan mahal kini dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan hemat biaya. Misalnya, aplikasi pembayaran digital memudahkan transaksi jual beli dan menekan biaya transaksi. Selain itu, teknologi memungkinkan perusahaan menjangkau pasar yang lebih besar dengan biaya lebih rendah. Oleh karena itu, inovasi teknologi dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan.
Era digital saat ini ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat. Teknologi kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia bisnis, sekarang. Dalam konteks mikroekonomi, inovasi teknologi dapat dianggap sebagai faktor yang mempengaruhi efisiensi. Efisiensi mikroekonomi adalah kemampuan pelaku ekonomi untuk membuat produk dan jasa dengan biaya produksi terendah. Dengan adanya inovasi teknologi, banyak proses bisnis yang sebelumnya membutuhkan banyak sumber daya kini dapat dilakukan dengan lebih efisien. Misalnya, penggunaan robot dalam produksi akan meningkatkan kecepatan produksi dan mengurangi biaya tenaga kerja. Selain itu, teknologi informasi memungkinkan perusahaan untuk mengotomatisasi proses bisnis, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan efisiensi. Dengan cara ini, inovasi teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan.
Transformasi digital sudah memberikan dampak yang signifikan terhadap di berbagai ekonomi industri, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan sudah mendorong munculnya model dan peluang bisnis baru. Inovasi bisnis berperan sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di era digital. Transformasi digital memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai industri, termasuk UMKM, sehingga memudahkan munculnya model dan peluang bisnis baru. Platform e-commerce membantu UMKM memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Survei yang dilakukan di Indonesia menemukan bahwa mayoritas UMKM menerima e-commerce dan menyadari pentingnya e-commerce dalam pengembangan bisnis. Pergantian e-commerce dapat bergantung pada faktor-faktor seperti sumber daya manusia, keuangan, dan infrastruktur. UMKM perlu mengedepankan inovasi pemasaran, yag paling utama di masa masa sulit seperti pandemi COVID-19. Dengan Menggabungkan teknik pemasaran?teknis promosi offline dan online dapat menjadi strategi bertahan melanjutkan hidup yang efektif bagi UMKM. UMKM bisa mendapatkan keuntungan dari strategi pemasaran digital seperti membuat akun bisnis Google, mempromosikan produk melalui media social(seperti shopee,tiktok dll), bisa berkolaborasi dengan influencer, dan menggunakan email marketing (Lestari, 2022). Strategi-strategi tersebut akan membantu UMKM meningkatkan target pasar mereka, dengan cara menurunkan biaya pemasaran, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan (Lestari, 2022). Meningkatkan pengetahuan, kapabilitas, dan keterampilan pemangku kepentingan UMKM sangat penting untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kinerja. UMKM perlu berinvestasi dalam program pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk membantu karyawannya beradaptasi dengan era digital. UMKM perlu fokus pada pengembangan produk, proses, dan strategi pemasaran baru agar tetap kompetitif di era digital.
Inovasi membantu perusahaan membuat terobosan dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Alat Sumber daya manusia digital dapat membantu bisnis menjadi lebih kompetitif dengan menyederhanakan manajemen talenta dan meningkatkan efisiensi operasional (Degtyareva, 2021). Menerapkan alat sumber daya manusia digital meningkatkan pengalaman karyawan dan meningkatkan proses bisnis. UMKM dapat tumbuh lebih cepat dengan berpartisipasi dalam ekonomi digital dan memanfaatkan teknologi seperti e-commerce, media sosial, dan platform seluler dalam operasional bisnis mereka (Lestari, 2022). Pertumbuhan ini dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, dan pembangunan ekonomi secara keseluruhan. Langkah pemerintah dalam mendukung transformasi digital dapat secara aktif mendorong para pelaku industri kreatif untuk meningkatkan inovasi, akses pasar dan efesiensi. Tetapi, penting juga bagi pemerintah untuk selalu mempertimbangkan risiko dan dampak transformasi digital dan memberikan dukungan yang tepat untuk membantu perusahaan kreatif memanfaatkan peluang yang ada dan mengatasi tantangan yang dilalui. Tetapi, transformasi digital juga membawa tantangan yang signifikan, seperti risiko, kurangnya akses dan keahlian digital di beberapa wilayah, keamanan ciber serta permasalahan peraturan. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi tantangan ini, yaitu :
1. Menjalin kerjasama antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk mengembangkan inovasi dan teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan industri kreatif.
2. Mendorong sinergi dan kerja sama antara sektor pemerintah dan swasta dalam pembangunan infrastruktur digital yang andal dan aman, serta memperkuat upaya untuk meningkatkan literasi digital dan sosial. Ranah kreatif para pelaku ekonomi.
3. Menerapkan insentif untuk memberikan dukungan finansial kepada pelaku industri kreatif dalam bentuk pinjaman modal atau bunga rendah.
4. Memperkuat pengembangan klaster kreatif dan hubungan antar pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan kolaborasi, inovasi, dan akses pasar.
5. Memperkuat kontrol dan pengawasan terkait keamanan siber, perlindungan hak cipta, dan regulasi terkait lainnya untuk mendukung pengembangan industri kreatif.
Selain itu, start-up dan perusahaan kreatif akan diberi keringanan pajak. Ini memungkinkan perusahaan untuk bisa berinvestasi dan beroperasi di industri kreatif dengan beban pajak yang lebih rendah. Kajian dalam hal dampak teknologi terhadap pertumbuhan ekonomi telah lama di laksanakan, dan penting supaya kita tahu bahwa dampak teknologi terhadap pertumbuhan ekonomi itu sangatlah penting. Menurut Donou-Adonsou (2017), lebih dari sekedar peningkatan kualitas sumber daya manusia, penerapan teknologi yang sukses dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek. Sumber daya manusia yang lebih baik sebagai alat produksi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Teknologi dapat memprediksi aliran produksi yang terdiri dari investasi, perdagangan, dan produksi. Karena hampir tidak mungkin bagi suatu negara untuk memenuhi kebutuhan teknologinya sendiri, kemajuan teknologi mendorong perdagangan internasional dan investasi asing. Selain itu, kemajuan teknologi dapat membantu menyelesaikan tugas dengan lebih efisien. Selain itu, Romer, pendiri teori ekonomi endogen, berpendapat bahwa arus teknologi dapat mendorong pertumbuhan modal dan investasi. Kemajuan teknologi memengaruhi pertukaran budaya, terutama pertumbuhan ekonomi, selain investasi. Tidak diragukan lagi, sumber daya manusia yang berkualitas tinggi harus mendukung pendidikan yang berbasis teknologi kontemporer agar dapat digunakan, secara efektif dan efisien dalam proses produksi Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pretner (2013), Teknologi dapat membantu pertumbuhan ekonomi. Menurut Todaro dan Smith (2011), selain modal dan tenaga kerja, teknologi
merupakan komponen ketiga yang menentukan pertumbuhan ekonomi. Dengan kemajuan teknologi, suatu negara dapat menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakatnya dengan lebih efisien dan dengan kualitas yang lebih baik. Teknologi juga memungkinkan negara tersebut menghasilkan barang dan jasa tersebut dengan harga yang kompetitif dibandingkan dengan negara lain. Teknologi memengaruhi ekonomi dengan meningkatkan produktivitas, yang berarti peningkatan output; peningkatan kualitas produk, ketersediaan produk baru, dan inovasi terbaru. Kemajuan teknologi, bukan pendidikan, menurut Robert Solow (dalam Sadano Sukirno 2015). Perubahan dalam proses produksi secara teratur dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Karena teknologi didapat dari modal per pekerja yang efektif, maka peningkatan output per TK dapat dikendalikan oleh pertumbuhan teknologi (Sadano Sukirno 2015).
Ditulis oleh Aprilia Maulidatus Silvani (PE 2023 B)
REFERENSI
Setiawati, E., & Alqoodir, W. (2021). Pengaruh Teknologi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Ekonomika Vol, 10(2), 214-243.
Triwijayati, A., Luciany, Y. P., Novita, Y., Sintesa, N., & Zahruddin, A. (2023). Strategi Inovasi Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing dan Pertumbuhan Organisasi di Era Digital. Jurnal Bisnis Dan Manajemen West Science, 2(03), 306-314.
Bangsawan, G. (2023). Kebijakan Akselerasi Transformasi Digital di Indonesia: Peluang dan Tantangan untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif. Jurnal Studi Kebijakan Publik, 2(1), 27-40.
https://www.freepik.com/free-photo/bulb-gears_926652.htm#fromView=search&page=1&position=2&uuid=a5fdd3c7-ce2c-4dd1-841b-9d47c37e4b03