PERAN PENTING MANAJEMEN OPERASIONAL DALAM EFISIENSI DAN KEBERLANJUTAN BISNIS DI ERA DIGITAL

Di era digitalisasi yang semakin meningkat, perusahaan dihadapkan pada tantangan untuk beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang dinamis. Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, namun sebuah kebutuhan agar tetap relevan dan kompetitif di pasar global. Studi ini mengkaji bagaimana perusahaan dapat mengintegrasikan inovasi ke dalam model operasi mereka untuk menahan laju perubahan yang cepat. Memasukkan teknologi digital ke dalam operasional bisnis tidak hanya meningkatkan efisiensi, namun juga menciptakan nilai baru dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penting untuk memahami konteks digitalisasi bagi pemangku kepentingan untuk mengoordinasikan upaya mereka menuju keberlanjutan.
Manajemen operasional merupakan proses pengelolaan yang bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki suatu organisasi dalam menghasilkan output yang bermanfaat. Proses ini melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian. Operasional sendiri merujuk pada kegiatan yang mengubah input dan output atau menciptakan manfaat baru dan merupakan salah satu fungsi dari kegiatan dalam perusahaan selain pemasaran dan keuangan.
Peran Manajemen Operasional
Manajemen operasional memainkan peran penting dalam menjadikan bisnis lebih efisien dan berkelanjutan di era digital. Berikut beberapa peran utama yang dimainkan oleh manajemen operasional :
1. Perencanaan Operasional
2. Pengorganisasian
3. Pengelolaan Kualitas
4. Pengawasan dan Pengendalian
5. Inovasi dan Peningkatan Proses
Strategi Manajemen Operasional untuk Mencapai Tujuan
Berikut beberapa strategi manajemen operasional yang dapat membantu mencapai tujuan tersebut, antara lain:
1. Penggunaan Teknologi : Teknologi berperan penting dalam manajemen operasi modern. Sistem manajemen operasional berbasis teknologi memungkinkan otomatisasi proses, pelacakan data waktu nyata, dan pengambilan keputusan berdasarkan data. Misalnya, perangkat lunak manajemen rantai pasokan dapat membantu untuk mengoptimalkan rantai pasokan, mengurangi biaya inventaris, dan meningkatkan efisiensi pengiriman produk ke pelanggan.
2. Efisiensi Biaya : Manajemen operasional yang baik membantu mengendalikan biaya dengan mengidentifikasi area di mana penghematan dapat dilakukan tanpa mengurangi kualitas. Hal ini memungkinkan perusahaan mengevaluasi dan mengurangi biaya tenaga kerja, bahan baku, dan transportasi untuk meningkatkan profitabilitas.
3. Peningkatan Kualitas : Melalui pendekatan seperti SixmSigma dan Total Quality Management (TQM), perusahaan dapat menghilangkan cacat produk, mengoptimalkan proses produksi dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Hal tersebut dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar
4. Merespons Perubahan Pasar : Manajemen operasi yang fleksibel memungkinkan perusahaan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan permintaan pelanggan, harga bahan baku, dan peraturan. Fleksibilitas ini penting untuk tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis yang dinamis.
5. Keberlanjutan : Semakin banyak perusahaan yang diminta untuk menerapkan praktik manajemen ramah lingkungan. Manajemen operasional dapat mengadopsi prinsip keberlanjutan dengan menggunakan energi terbarukan, mengurangi limbah, dan menerapkan metode produksi yang lebih bersih. Langkah-langkah ini tidak hanya memenuhi tuntutan konsumen yang semakin sadar lingkungan, namun juga meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat.
6. Keterkaitan dengan Strategi Bisnis : Manajemen operasional harus selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Mengintegrasikan manajemen operasi dan strategi bisnis secara efektif menghasilkan peningkatan efisiensi, inovasi, dan produktivitas. Untuk mencapai keunggulan kompetitif, penting bagi manajer operasional dan manajer strategi bisnis untuk bekerja sama secara erat.
Dengan mengadopsi pendekatan-pendekatan ini, manajemen operasional dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis di era digital, membantu perusahaan tetap kompetitif dan merespons perubahan pasar.
Kesimpulan
Strategi ini menunjukkan bahwa inovasi model operasional yang berlandaskan prinsip keberlanjutan sangat penting untuk memperkuat posisi strategis perusahaan di era digitalisasi. Integrasi teknologi digital dengan strategi keberlanjutan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan. Penggunaan big data dan kecerdasan buatan memungkinkan organisasi lebih proaktif dalam pengelolaan sumber daya dan responsif terhadap dinamika pasar. Keberhasilan integrasi ini bergantung pada komitmen kepemimpinan, investasi dalam kapabilitas digital, dan budaya organisasi yang mendukung inovasi berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi termasuk resistensi terhadap perubahan dan kebutuhan untuk menyeimbangkan investasi jangka pendek dengan manfaat jangka panjang dari operasi yang berkelanjutan. Perusahaan yang memprioritaskan inovasi model operasional berkelanjutan cenderung lebih tangguh dan adaptif terhadap tekanan eksternal. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pemangku kepentingan dalam merancang strategi yang menggabungkan kemajuan teknologi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Ditulis oleh Uswatin Niswa (PE 2023 C)
Referensi :
https://www.freepik.com/free-photo/standard-quality-control-concept-m_36027715.htm#fromView=search&page=3&position=16&uuid=fb0500ed-601c-4c25-8cd1-cfcd927ab4c5