Peran Teknologi Digital Untuk Mewujudkan Kurikulum Merdeka Belajar

Prof. Dr. Yusuf Hadi Miarso berpandangan bahwa teknologi yaitu berasal dari kata techne yang berarti seni, cara, metode ataupun kreatifitas yang ditempuh oleh seorang pendidik dalam mentransfer pengetahuan kepada peserta didik. Yang dimana dalam kata lain berarti seorang guru harus mempunyai cara-cara ataupun keahliannya dalam mendidik peserta didik. Sedangkan pendidikan adalah usaha dasar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya. dalam pendidikan membutuhkan system rencana, pendidikan yang akan di jadikan sebuah pedoman untuk mendidik siswa ini di namakan dengan kurikulum. saat ini Indonesia menerapkan kurikulum merdeka belajar. Menurut Rosmana dkk 2023, Kurikulum Merdeka yaitu kurikulum darurat yang masih terus di kembangkan, di kurikulum ini fokus kepada materi yang esensial capaian pembelajaran diatur perfase jadi bukan per tahun, satu pasal itu bisa beberapa tahun dan kita memberikan keleluasan para guru untuk menggunakan berbagai macam perangkat ajar dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik, dan memberi lebih banyak keleluasaan dan di dukung dengan perkembangan digital di zaman ini. Ini bisa digunakan untuk membantu para peserta didik mendapatkan materi secara mandiri.
Teknologi digunakan sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pembelajaran. Hal ini sesuai dengan pernyataan Tondeur (selwyn, 2011),yang menyatakan bahwa teknologi digital saat ini sudah mulai dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran di lembaga pendidikan.ini mampu memfasilitasi pembelajaran mandiri. Berdasarkan hal tersebut maka pendidikan di bidang pendidikan teknologi pendidikan dapat ditingkatkan.
Peran teknologi dalam pendidikan adalah :(1) Dapat meningkatkan kualitas pengajaran dengan membantu guru mengalokasikan waktu secara efektif dan efisien, memajukan tahapan pembelajaran,dan para pelajar dapat lebih punya banyak waktu untuk mempelajari materi dimanapun dan kapanpun
(2) Mampu memaksimalkan kualifikasi guru yang ada dengan menambahkan konsep pengajaran tertentu yang cocok untuk pelajar, contohnya saja seperti dengan menonton film yang mengandung materi tertentu jadi peserta didik dapat memahami materi lewat teknologi tersebut.
(3) Teknologi digital memungkinkan kolaborasi dan komunikasi yang lebih efektif antara siswa, guru, dan orang tua. Melalui platform pembelajaran online, email, forum diskusi, dan media sosial, siswa dapat berinteraksi dengan guru dan teman sejawat, berbagi ide, diskusi, serta memberikan umpan balik secara real-time. Hal ini membantu membangun komunitas pembelajaran yang aktif dan mendukung.
(4) Pengembangan Keterampilan Digital dan 21st Century Skills: Penggunaan teknologi digital dalam konteks Merdeka Belajar juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan digital yang diperlukan dalam era digital saat ini. Melalui penggunaan berbagai alat dan aplikasi digital, siswa dapat memperoleh keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan literasi digital yang penting untuk sukses di dunia kerja dan kehidupan modern.