Program Magang: Solusi Nyata Menekan Pengangguran di Indonesia
Pengangguran masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia, terutama di kalangan lulusan baru dan generasi muda. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 4,76%, atau sekitar 7,28 juta orang belum memiliki pekerjaan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa peningkatan akses pendidikan saja tidak cukup tanpa adanya pengalaman kerja nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan pemerintah adalah peluncuran Program Magang Nasional, yang terbukti menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia kerja (Antara News, 2021; Media Indonesia, 2024). Program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi peserta, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam menekan angka pengangguran di Indonesia.
Kontribusi Program Magang terhadap Penyerapan Tenaga Kerja
Program magang memberikan kesempatan bagi fresh graduate untuk memahami dinamika kerja sesungguhnya. Melalui pengalaman langsung di perusahaan, peserta belajar mengenai etos kerja, komunikasi profesional, serta keterampilan teknis yang dibutuhkan industri.
Program ini juga membantu memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha atau industri (link and match). Lulusan yang memiliki pengalaman magang biasanya lebih mudah diterima bekerja karena telah memahami budaya organisasi dan proses bisnis perusahaan (InfoPublik, 2024; Kontan, 2023).
Mengatasi Kesenjangan Keterampilan (Skill Gap)
Salah satu penyebab tingginya pengangguran terdidik di Indonesia adalah kesenjangan antara kualifikasi pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Banyak perusahaan mengeluhkan minimnya keterampilan praktis lulusan baru, sementara para pencari kerja merasa sulit mendapatkan pengalaman tanpa kesempatan kerja (Bakti, Rinovian, & Mahendika, 2023).
Program magang hadir sebagai jembatan yang menghubungkan teori dan praktik. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman magang mampu meningkatkan self-efficacy dan kesiapan kerja mahasiswa secara signifikan (Cholily, 2024; Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 2023). Dengan demikian, magang bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun tenaga kerja muda yang siap pakai dan produktif.
Tantangan Implementasi Program Magang
Meski manfaatnya besar, pelaksanaan program magang nasional masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah ketimpangan akses, karena sebagian besar peluang magang masih terpusat di kota besar dan sektor industri tertentu seperti manufaktur (Gunawan & Nuzula, 2020).
Selain itu, keterbatasan jumlah perusahaan yang mampu menampung peserta juga menjadi hambatan tersendiri. Diperlukan inovasi agar lebih banyak perusahaan, termasuk UMKM dan sektor digital, dapat berpartisipasi dalam program ini. Evaluasi berkala dan pelatihan mentor magang juga penting agar kegiatan magang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberi pengalaman belajar yang bermakna (Tirto, 2024).
Menuju Masa Depan Tenaga Kerja Indonesia
Ke depan, program magang dapat menjadi strategi kunci dalam menekan angka pengangguran nasional, terutama bila dirancang secara inklusif dan relevan dengan kebutuhan industri di berbagai wilayah. Pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan perlu berkolaborasi lebih erat agar program magang tidak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di pasar global.
Sebagaimana disampaikan Komisi IX DPR RI, keberhasilan program magang harus diukur dari dampaknya terhadap serapan tenaga kerja dan peningkatan kompetensi peserta (Media Indonesia, 2024).
Program magang telah terbukti menjadi solusi nyata untuk mengurangi pengangguran di Indonesia. Dengan memberikan pengalaman kerja, membangun keterampilan praktis, dan memperkuat hubungan antara pendidikan dan industri, magang membantu mencetak generasi muda yang siap kerja. Agar dampaknya semakin luas, pemerintah perlu memastikan pemerataan akses magang di seluruh daerah, memperluas kerja sama lintas sektor, serta terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas program. Magang bukan sekadar pengalaman kerja sementara — ia adalah investasi masa depan tenaga kerja Indonesia.
Ditulis oleh Tim Web
Referensi :
- Antara News. (2021, September 14). Pakar menilai program magang nasional bisa tekan angka pengangguran. https://www.antaranews.com/berita/5148701/pakar-menilai-program-magang-nasional-bisa-tekan-angka-pengangguran
- Bakti, R., Rinovian, R., & Mahendika, D. (2023). Membangun masa depan yang lebih baik: Mengatasi tunawisma, kesehatan mental, penyalahgunaan zat, dan ketenagakerjaan melalui advokasi, pendidikan, dan kolaborasi komunitas. Jurnal Pengabdian West Science, 2(5), 335–344. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i5.373
- Cholily, V. (2024). Pengaruh belanja pemerintah bidang kesehatan dan tingkat pengangguran terhadap angka harapan hidup. JCS, 3(4), 838–849. https://doi.org/10.59188/jcs.v3i4.675
- CNBC Indonesia. (2025, Oktober 7). Pengangguran sarjana menumpuk, magang jadi jalan keluar. https://www.cnbcindonesia.com/research/20251007153116-128-673656/pengangguran-sarjana-menumpuk-magang-jadi-jalan-keluar
- Gunawan, B., & Nuzula, F. (2020). Dampak UMK dan PDRB terhadap pengangguran di Pulau Jawa tahun 2015: Analisis spasial ekonometrik. Jurnal Ketenagakerjaan, 15(1). https://doi.org/10.47198/naker.v15i1.46
- InfoPublik. (2024, Maret 22). Program magang solusi tepat mengurangi pengangguran. https://infopublik.id/kategori/nusantara/865742/program-magang-solusi-tepat-mengurangi-pengangguran
- Kontan. (2023, November 4). Program magang pemerintah solusi tuntaskan persoalan pengangguran. https://nasional.kontan.co.id/news/program-magang-pemerintah-solusi-tuntaskan-persoalan-pengangguran
- Media Indonesia. (2024, Februari 15). Komisi IX: Dampak program magang nasional harus nyata serap tenaga kerja. https://mediaindonesia.com/ekonomi/812760/komisi-ix-dampak-program-magang-nasional-harus-nyata-serap-tenaga-kerja
- Tirto. (2024, Juli 10). Antusiasme magang naik tapi pengangguran terdidik masih tinggi. https://tirto.id/antusiasme-magang-naik-tapi-pengangguran-terdidik-masih-tinggi-hi66
- https://www.freepik.com/free-photo/smiling-businessman-raising-hand-conference_1022722.htm#fromView=search&page=1&position=3&uuid=d1616ab8-ea90-4dd9-935f-ea60f1816589&query=on+the+job+training