Faktor-faktor Produksi
Faktor-faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam proses menghasilkan barang dan jasa, seperti tenaga kerja, modal, tanah, kewirausahaan, sumber daya fisik dan informasi. Konsep utama teori produksi menjelaskan hubungan antara tingkat output yang dicapai dengan jumlah faktor-faktor produksi yang digunakan. Perbedaan sistem ekonomi umumnya terletak pada bagaimana sistem tersebut mengelola faktor produksi untuk meningkatkan output dan efisiensi.journal.an-nur
Menurut hasil penelitian Puspitasari et al. (2017), “faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi jamur tiram adalah luas lahan, serbuk kayu, bekatul dan tenaga kerja” (Puspitasari, 2017). Penelitian lain oleh Oktavia et al. (2021) menyimpulkan bahwa “modal, tenaga kerja, dan teknologi merupakan input utama yang lazim digunakan untuk mencapai output maksimal dalam produksi” (Oktavia, 2021). Penelitian tentang produksi komoditas pertanian juga menunjukkan bahwa “faktor produksi seperti benih dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah, sementara faktor lain seperti pupuk, tenaga kerja, dan pestisida berpengaruh tidak nyata secara statistik” (Wulan, 2022).
Teori produksi klasik membagi faktor produksi ke dalam empat kelompok utama yakni tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Penambahan teknologi dan informasi sebagai komponen tambahan tercermin dalam berbagai penelitian kontemporer, yang menemukan bahwa efisiensi proses produksi banyak ditentukan oleh penerapan inovasi dan strategi manajerial.
Dari pendekatan Cobb-Douglas yang diaplikasikan pada beragam studi, sebagian besar penelitian menyoroti pentingnya efisiensi penggunaan faktor produksi untuk mencapai hasil maksimal dan menekan biaya produksi. Astriani (2011) menyatakan bahwa optimalisasi pemakaian bahan baku, modal, dan tenaga kerja dapat meningkatkan efisiensi produksi tahu di Kabupaten Sumedang (Astriani, 2011).
Faktor-faktor produksi seperti tanah, tenaga kerja, modal, teknologi/informasi, serta kewirausahaan merupakan penentu utama tercapainya proses produksi yang optimal. Efisiensi dan kombinasi tepat antar faktor produksi secara empiris terbukti meningkatkan output dan pendapatan, sebagaimana ditunjukkan dalam berbagai penelitian di bidang ekonomi pertanian dan industri.
- Rosyid, B. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dalam perspektif ekonomi. Journal An-Nur. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/azzahra/article/download/1827/1326journal.an-nur
- Wulan, S. et al. (2022). Pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi padi sawah. AGRINESIA Vol. 6 No. 2. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/AGR/article/viewFile/15913/5022ejurnal.ung
- Oktavia, N. S. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani gambir. Menara Ekonomi, 7(2), 28-35. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaraekonomi/article/download/2709/pdfjurnal.umsb
- Puspitasari, V. D. (2017). Analisis efisiensi ekonomi penggunaan faktor produksi pada budidaya jamur tiram. Agrisocionomics, 1(1), 67-74. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/agrisocionomics/article/view/1645ejournal2.undip
- Astriani, D. N. (2011). Analisis efisiensi dalam penggunaan faktor-faktor produksi pada industri tahu di Kabupaten Sumedang. Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/94081/repository.upi
- Setianingsih, E. (2018). Faktor-faktor produksi terdiri dari empat komponen yaitu: modal, tanah (lahan pertanian), tenaga kerja dan keahlian atau manajemen. Jurnal Kritis, 4(1), 10-15. https://ejournal.stiejb.ac.id/index.php/jurnal-kritis/article/view/18/11ejournal.stiejb
Carani, N. M. M. (2024). Analisis efisiensi teknis penggunaan faktor produksi pada budidaya tanaman pangan. JEPA Vol. 17 No. 1. https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/2259jepa.u
- https://www.freepik.com/free-photo/manager-meeting-with-engineer-outdoor-site-stack-hand-teamwork_26330575.htm#fromView=search&page=1&position=0&uuid=baef7a2a-27f8-4066-b5e5-118fcc599617&query=labors?log-in=google